latest articles

Mengolah Kotoran Sapi menjadi Pupuk Organik


cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik
mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organikPupuk sebagai bahan-bahan tertentu yang diberikan pada tanah agar dapat menambah unsur atau zat-zat makanan yang diperlukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Disebut juga sebagai zat yang berisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang hilang atau habis terhisap tanaman dari tanah. Umumnya tujuan pemupukan adalah  untuk memelihara atau memperbaiki kesuburan tanah.
Lahan pertanian memerlukan pupuk organik untuk mempertahankan kesehatan tanah serta kecukupan unsur hara tanaman.  Berkurangnya kandungan bahan organik pada lahan pertanian akibat terkurasnya bahan organik tanah dan unsur-unsur mikro, hal ini dapat terjadi karena intesifnya pengolahan tanah dengan menggunakan pupuk makro NPK secara terus-menerus tanpa pengembalian bahan organik kedalam tanah. Untuk mengembalikan pada keadaan kesehatan tanah yang normal diperlukan 2 kali lipat tambahan bahan organik.
Cara Mengolah Kotoran Sapi menjadi Pupuk Organik :
Alas kandang yang telah tercampur dengan kotoran sapi, dipindahkan ketempat pembuatan pupuk organik. Tempat pemrosesan pupuk organik harus dijaga  tidak mendapatkan panas langsung dari sinar matahari, dan juga harus terlindung dari air hujan. Manure tersebut dicampur dengan probion dengan imbangan 2,5 kg probion, 2,5 kg urea dan 2,5 kg TSP untuk setiap ton bahan pupuk, selanjutnya ditumpuk pada tempat yang telah disiapkan sehingga mempunyai ketinggian 1 meter. Campuran tersebut didiamkan selama kurang lebih 21 hari  dengan pembalikan dilakukan setiap minggu. Untuk mendapatkan partikel pupuk organik yang relatif sama dilakukan pengeringan dengan sinar matahari secukupnya, kemudian digiling dan dilanjutkan dengan penyaringan secara fisik.  Pupuk organik yang sudah siap disimpan dalam kantong plastik (ukuran tergantung pada tujuan pengepakan) dan selanjutnya siap untuk digunakan.
Read more

Lingkungan tentang 3R ( Reuse Reduce Recycle )

Reuse, Reduce, dan Recycle sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. Penerapan sistem 3R atau reuse, reduce, dan recycle menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di samping mengolah sampah menjadi kompos atau meanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (PLTSa; Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari.

    3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

    Melakukan 3R (Reuse Reduce Recycle) Setiap Hari. Mengelola sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja (setiap hari), di mana saja, dan tanpa biaya. Yang dibutuhkan hanya sedikit waktu dan kepedulian kita.

    Berikut adalah kegiatan 3R (Reuse Reduce Recycle) yang dapat dilakukan di rumah, sekolah, kantor, ataupun di tempat-tempat umum lainnya.

Contoh kegiatan reuse sehari-hari:

    * Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan   serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
    * Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
    * Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
    * Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
    * Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.
    * Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan

Contoh kegiatan reduce sehari-hari:

    * Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
    * Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
    * Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
    * Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
    * Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
    * Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
    * Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.

Contoh kegiatan recycle sehari-hari:

    * Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
    * Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
    * Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
    * Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.

3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle sebenarnya sederhana dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja serta tidak membutuhkan biaya yang besar. Namun dari 3R yang sederhana ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi penanganan sampah yang sering menjadi permasalahan di sekitar kita. Ingin melihat dampaknya, langsung saja dicoba!
Read more

Gamers


Hi, para bloggers. Pada post yang satu ini, saya akan berbagi tentang hobby saya bermain game. 






Nah, karena itu saya akan berbagi sedikit tentang apa itu game.

Game online adalah game yang menggunakan internet network sehingga game ini dapat di mainkan atau di akses oleh siapa saja. Selain itu, game ini juga tidak hanya dapat di akses oleh penduduk lokal saja, tetapi bahkan hingga keluar negeri. Para penggila game biasanya bermain game di warnet-warnet terdekat yang juga menyediakan game online. 

Karena Game saya jadi jomblo.. SALAH!!!
Karena Game saya tidak tidur.. SALAH!!!
Karena Game saya lupa rumah.. SALAH!!!
Karena Game saya bolos sekolah.. SALAH!!!
Karena Game saya jadi boros.. SALAH!!!
Karena Game saya dibilang culun/cupu.. SALAH!!! 

 TAPI 

Karena Game saya tidak pern ah merasa sendiir.
Karena Game saya tau arti kesetiaan .
Karena Game saya banyak teman.
Karena Game saya bahagia.
Karena Game saya tau arti kekompakan.
Karena Game saya gak Gaptek.
Karena Game saya bisa nabung berjua-juta.
Kita JOMBLO tapi nggak pernah merasa sendiri dan mengerti arti kesetiaan.
Kita seperti AUTIS tapi kita punya banyak teman. 
Kita lupa makan, tidur, rumah tapi
kita bahagia, kita suka bolos tapi gak gaptek
Kita boros tapi kita bisa menabung 
 Dan 1 lagi yang lpaling penting dan sangat POSITIF, yaitu :

" Pergaulan Kita Tidak Kesana Kesini (Negatif),
Pergaulan kita selalu di Game-Game, ingat itu baik-baik..
Hidup para Gamers ! Gamers Setia Selalu! " 


Itu Salah jgan lihat sisi yang bagian enaknya saja !!! 







Read more

My Hobby


Nama saya Dani Yazid Amrullah. Alamat di Dsn Keling Ds Jumputrejo-sukodono- Sidoarjo. saya akan membahas tentang kegiatan yang sering saya lakukan atau hobi. Hobi saya ada dua. Yang pertama memancing  dan yang kedua yaitu barmain game.
Saya menyukai Memancing sejak kecil. Sampai sekarang tetap menyukai kegiatan  tersebut. Setiap 1 Bulan sekali, saya biasanya memancing dekat tempat tinggal Saudara saya. Sedangkan untuk bermain game, saya lakukan sabtu malam bersama teman-teman. 

Read more

Pengertian Teknik Permesinan

     Teknik permesinan adalah suatu jurusan yang mempelajari cara memproduksi barang-barang teknik dengan menggunakan berbagai macam mesin. Teknik Permesinan merupakan suatu jurusan yang mendorong siswa untuk memiliki keahlian dalam mengoperasikan, menyeting, serta menentukan ukuran mesin-mesin produksi. Dalam hal lain Teknik Permesinan juga mendidik siswa untuk mempunyai pemikiran inovatif dan kreatif. Berikut ini berbagai macam mesin yang dipelajari oleh para siswa teknik permesinan di SMKN 1 SIDOARJO :

MESIN BUBUT 

       Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.
       Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai dengan jumlah gigi maksimum 127. Roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai kekhususan karena digunakan untuk konversi dari ulir metrik ke ulir inci.

MESIN SEKRUP 

     Mesin sekrap (shaping machine) disebut pula mesin ketam atau serut. Mesin ini digunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dan lain-lain pada posisi mendatar, tegak, ataupun miring. Mesin sekrap adalah suatu mesin perkakas dengan gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun horizontal.
      Prinsip pengerjaan pada mesin sekrap adalah benda yang disayat atau dipotong dalam keadaan diam (dijepit pada ragum) kemudian pahat bergerak lurus bolak-balik atau maju mundur melakukan penyayatan. Hasil gerakan maju mundur lengan mesin/pahat diperoleh dari motor yang dihubungkan dengan roda bertingkat melalui sabuk (belt). Dari roda bertingkat, putaran diteruskan ke roda gigi antara dan dihubungkan ke roda gigi penggerak engkol yang besar. Roda gigi tersebut beralur dan dipasang engkol melalui tap. Jika roda gigi berputar maka tap engkol berputar eksentrik menghasilkan gerakan maju mundur lengan. Kedudukan tap dapat digeser sehingga panjang eksentrik berubah dan berarti pula panjang langkah berubah. 

MESIN FRAIS

      Mesin Milling adalah mesin perkakas untuk mengerjakan atau menyelesaikan suatu benda kerja dengan mempergunakan pisau Milling (cutter) sebagai pahat penyayat yang berputar pada sumbu mesin. Mesin Milling termasuk mesin perkakas yang mempunyai gerak utama yang berputar, Pisau Fris dipasang pada sumbu/arbormesin yang didukung dengan alat pendukung arbor, jika arbor mesin berputar melalui suatu putaran motor listrik maka pisau Fris akan ikut berputar, arbor mesin dapat ikut berputar kekanan dan kekiri sedangkan banyaknya putaran dapat diatur sesuai kebutuhan.
      Prinsip kerja dari mesin Fris yaitu pahat potong/pemotong Fris melakukan gerak rotasi dan benda kerja dihantarkan pada pemotong Fris tersebut.
      Milling (Fris) adalah proses menghilangkan/pengambilan fatal-fatal dari bahan atau benda kerja dengan pertolongan dari alat potong yang berputar dan mempunyai sisi potong, kecuali pahat potong yang bersisi tunggal yang juga digunakan.

MESIN CNC

      Numerical Control / NC (berarti "kontrol numerik") merupakan sistem otomatisasi Mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram secara abstark dan disimpan dimedia penyimpanan, hal ini berlawanan dengan kebiasaan sebelumnya dimana mesin perkakas biasanya dikontrol dengan putaran tangan atau otomatisasi sederhana menggunakan cam. Kata NC sendiri adalah singkatan dalam Bahasa inggris dari kata Numerical Control yang artinya Kontrol Numerik. Mesin NC pertama diciptakan pertama kali pada tahun 40-an dan 50-an, dengan memodifikasi Mesin perkakas biasa. Dalam hal ini Mesin perkakas biasa ditambahkan dengan motor yang akan menggerakan pengontrol mengikuti titik-titik yang dimasukan kedalam sistem oleh perekam kertas. Mesin perpaduan antara servo motor dan mekanis ini segera digantikan dengan sistem analog dan kemudian komputer digital, menciptakan Mesin perkakas modern yang disebut Mesin CNC (computer numerical control) yang dikemudian hari telah merevolusi proses desain. Saat ini mesin CNC mempunyai hubungan yang sangat erat dengan program CAD. Mesin-mesin CNC dibangun untuk menjawab tantangan di dunia manufaktur modern. Dengan mesin CNC, ketelitian suatu produk dapat dijamin hingga 1/100 mm lebih, pengerjaan produk masal dengan hasil yang sama persis dan waktu permesinan yang cepat.
NC/CNC terdiri dari tiga bagian utama :
1. Progam
2. Control Unit/Processor
3. Motor listrik servo untuk menggerakan kontrol pahat
4. Motor listrik untuk menggerakan/memutar pahat
5. Pahat
6. Dudukan dan pemegang
Prinsip kerja NC/CNC secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Programer membuat program CNC sesuai produk yang akan dibuat dengan cara pengetikan langsung pada mesin CNC maupun dibuat pada komputer dengan software pemrogaman CNC.
2. Program CNC tersebut, lebih dikenal sebagai G-Code, seterusnya dikirim dan dieksekusi oleh prosesor pada mesin CNC menghasilkan pengaturan motor servo pada mesin untuk menggerakan perkakas yang bergerak melakukan proses permesinan hingga menghasilkan produk sesuai program. Adapun pembelajaran keahlian lain yaitu:
1. Las
2. Gerinda

        Banyak orang yang mengira Teknik Permesinan hanya mempelajari cara mengutak-atik komponen-komponen berbagai macam mesin ataupun benda bermesin saja. Namun yang dilakuakn di SMKN 1 SIDOARJO yaitu memproduksi berbagai macam produk- produk teknik yang sangat dibutuhkan ber bagai macam konsumen, baik itu mekanik, supplier, kontraktor atau yang lainnya. Jadi yang dilakuan siswa Teknik Permesinan yaitu memproduksi, menyeting, menentukan ukuran, bukan yang lain yang dikira oleh para orang-orang yang kurang paham akan Teknik Permesinan.

Tujuan Progam Keahlian Teknik Pemesinan
            Tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:
1.       bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada didunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengahdalam bidang Teknik Pemesinan;
2.       memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalambidang Teknik Pemesinan.

Kompetensi Progam Keahlian Teknik Pemesinan
            Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah Standar Kompetensi Kerja NasionalIndonesia (SKKNI) pada Bidang Industri Logam dan Mesin. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Pemesinan dapat digambarkan sebagai berikut :
1. 
Memahami dasar kekuatan bahan dan komponen mesin
2. Memahami prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi
3. Memahami proses dasar perlakuan logam
4. Memahami proses dasar teknik mesin
5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
6. Menggunakan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar
7. Mengukur dengan alat ukur mekanik presisi
8. Menggunakan perkakas bertenaga/operasi digenggam
9. Menggunakan perkakas tangan
10. Menginterpretasikan sketsa
11. Melaksanakan penanganan material secara manual
12. Menggunakan mesin untuk operasi dasar
13. Membaca gambar teknik
14. Melakukan pekerjaan dengan mesin bubut
15. Melakukan pekerjaan dengan mesin frais
16. Melakukan pekerjaan dengan mesin gerinda
17. Mengeset mesin dan program mesin NC/CNC (dasar)
18. Memprogram mesin NC/CNC (dasar)
19. Menggunakan mesin bubut (kompleks)
20. Memfrais (kompleks)
21. Menggerinda pahat dan alat potong
22. Mengoperasikan mesin NC/CNC (Dasar)
23. Mengelas dengan proses las busur metal manual
24. Mengelas dengan proses las oksi-asetilen
25. Kerja Plat Dasar
26. Menggambar 2D dengan sistem CAD
27. Menggambar 3D dengan sistem CAD

Read more

PERKENALKAN


Hi,
  Nama saya Dani Yazid Amrullah. Umur 16 tahun. Lahir  di Sidoarjo tepatnya tanggal 03 Maret 1996. Saat ini saya masih sekolah kelas XI, tepatnya di SMKN 1 Sidoarjo jurusan teknik pemesinan. Tinggal di Dsn Keling RT 13 RW 04 Sukodono - Sidoarjo
Read more

SEJARAH SMKN 1 SIDOARJO



     SMK Negeri 1 Sidoarjo didirikan pada tahun 1975 yang pada awalnya berasal dari STM Sidoarjo ( Swasta ), yang berlokasi di Jalan Jenggolo No. 1 Sidoarjo dengan membuka 2 jurusan yaitu Teknik Mesin Produksi dan Bangunan Gedung.
 SMK Negeri 1 Sidoarjo sebagai salah satu SMK yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan merupakan Sekolah Kejuruan pertama yang berada di Kabupaten Sidoarjo, ikut berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia sebagai tenaga kerja yang tangguh, mampu bersaing, memiliki kompetensi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menghasilkan produk unggul. Akan tetapi pada kenyataannya sarana dan prasarana praktek di SMK Negeri 1 Sidoarjo jauh dari mencukupi, sehingga sangat sulit rasanya SMK Negeri 1 Sidoarjo dapat mewujudkan misinya yang bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia sebagaimana yang diuraikan diatas. Sejak awal berdirinya pada tahun 1975, sekolah ini dirancang sebagai sekolah induk, dimana pembelajaran teori dilaksanakan di sekolah induk, dan pembelajaran praktek dilaksanakan di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Surabaya, namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa masalah antara lain :
    Lokasi tempat praktek yang cukup jauh, dan untuk menuju tempat praktek memakan waktu relatif cukup lama, menimbulkan permasalahan tersendiri bagi siswa pada saat melaksanakan praktik; antara lain : faktor keselamatan siswa dalam perjalanan yang cukup rawan, keterlambatan siswa sampai di tempat praktek (BLPT Surabaya), munculnya biaya tambahan di luar biaya sekolah berupa biaya transportasi yang dirasa cukup memberatkan oleh orang tua/ wali murid. Adanya pengembangan program studi, mengakibatkan tidak seluruh program studi yang ada di SMK Negeri 1 Sidoarjo dapat melaksanakan praktek di BLPT Surabaya.
     Melihat permasalahan tersebut, maka pada awal Tahun Ajaran 1996/1997 SMK Negeri 1 Sidoarjo memulai melaksanakan praktik sendiri di SMK Negeri 1 Sidoarjo ,serta melakukan kerja sama dengan SMK Negeri 3 Buduran (dahulu STM Negeri Perkapalan) untuk beberapa program keahlian yang peralatannya belum ada di SMK Negeri 1 Sidoarjo.
     Dengan menyadari adanya kekurangan seperti tersebut diatas, maka mulai awal tahun 1997, SMK Negeri 1 Sidoarjo memulai menyiapkan diri untuk menjadi sekolah mandiri, dengan melaksanakan praktek dasar di sekolah sendiri. Sarana/Prasarana praktek dasar yang ada saat ini diusahakan dengan melalui beberapa cara, yaitu :
  1. Mengubah beberapa ruang teori, ruang genset, gudang, dan tempat parkir sepeda siswa menjadi bengkel praktek.
  2. Memfungsikan kembali beberapa peralatan praktek ex Sekolah Teknik Negeri (ST Negeri) yang masih layak pakai (peralatan ini berasal dari ST Negeri Waru, Sidoarjo dan ST Negeri Probolinggo).
  3. Mengadakan peralatan baru dengan bantuan dana dari siswa baru, melalui sumbangan Komite Sekolah.
  4. Mendapatkan sumbangan peralatan dari dunia usaha/dunia industri.
Dari usaha tersebut, saat ini telah dapat diadakan beberapa bengkel praktek dasar namun dengan kondisi yang masih kurang memadai.
Oleh karena itu SMK Negeri 1 Sidoarjo mengajukan proposal permohonan bantuan Peningkatan Pelaksanaan Maintenance & Repair (MR) dan Pengadaan Peralatan Praktek melalui Program Subsidi Layanan Dasar (Schoolgrant - SMK). Diharapkan dengan adanya pembenahan ke dalam khususnya Perbaikan dan Perawatan peralatan praktik serta penambahan peralatan praktik, maka SMK Negeri 1 Sidoarjo nantinya mampu melaksanakan Program Pendidikan yang telah direncanakan sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan Nasional tentang Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill education) melalui pendekatan berbasis luas (Broad Base Education)

Kemudian Pada tahun 2000 menjadi SMK negeri 1 Sidoarjo yang berlokasi di Jalan Monginsidi tepatnya di Desa Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo dengan nomor telepon 0318965636. Seiring dengan tuntutan dunia usaha / industri dan juga kurikulum yang ada maka pada awal tahun 1999 menambahkan 5 Program Keahlian lagi sehingga menjadi 7 program keahlian
Ketujuh Program Keahlian tersebut antara lain :
1. Teknik Konstruksi Bangunan (TKB)
2. Teknik Gambar Bangunan (TGB)
3. Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik (TPfL)
4. Teknik Audio Video (TAV)
5. Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU)
6. Teknik Pemesinan (TPM)
           7. Teknik Mekanik Otomotif ( TMO )

Read more